Edukasi
Refleks Babinski pada Bayi: Definisi, Cara Pemeriksaan, dan Tanda yang Perlu Diwaspadai

Pada masa 12 bulan pertama kehidupan, sejumlah refleks muncul secara fisiologis sebagai respons motorik involunter yang berasal dari batang otak dan berperan penting bagi kelangsungan hidup bayi baru lahir. Refleks-refleks ini, yang dikenal sebagai refleks primitif, umumnya akan terinhibisi seiring pematangan susunan saraf pusat pada usia 4 hingga 6 bulan, digantikan oleh aktivitas motorik volunter. Proses menghilangnya refleks primitif pada waktunya merupakan penanda penting terjadinya integrasi neurologis yang baik, sehingga pemeriksaan refleks primitif menjadi bagian rutin dalam evaluasi neurologis bayi. Salah satu refleks primitif yang memiliki nilai diagnostik tinggi dan wajib dikuasai oleh dokter anak adalah refleks Babinski. (1)
Definisi dan Cara Merangsang Refleks Babinski
Refleks Babinski, juga disebut refleks plantar, pertama kali dideskripsikan oleh Joseph Babinski pada tahun 1896 dan sejak itu menjadi bagian standar pemeriksaan neurologis. Pemeriksaan ini menguji integritas traktus kortikospinal, yaitu jaras desendens dari korteks serebri menuju batang otak dan medula spinalis yang mengatur fungsi motorik melalui sinaps dengan motor neuron alfa. (2)
Cara merangsangnya dilakukan dengan menggoreskan benda tumpul, dapat berupa ujung tumpul palu refleks, tongue depressor, atau tepi kunci, secara mantap di sepanjang sisi lateral telapak kaki, dimulai dari tumit menuju jari-jari, kemudian menyilang ke pangkal ibu jari kaki. (2) Sebagai variasi teknik apabila terdapat respons withdrawal yang kuat, dapat digunakan metode alternatif yang tergolong dalam klasifikasi berikut. (2)
Chaddock: stimulasi di bawah maleolus lateral
Gordon: penekanan pada otot betis
Oppenheim: penekanan pada sisi medial tibia
Throckmorton: pukulan pada sendi metatarsofalangeal ibu jari kaki
Respons positif (refleks Babinski present) ditandai dengan dorsofleksi ibu jari kaki disertai fanning jari-jari lainnya, sedangkan respons negatif ditandai fleksi plantar ke bawah. (2)
Kapan Muncul dan Kapan Menghilang
Pada bayi, batang traktus kortikospinal belum bermielinisasi sempurna, sehingga refleks Babinski yang positif tanpa disertai defisit neurologis lain dianggap normal hingga usia 24 bulan. (2) Setelah traktus kortikospinal matang sepenuhnya, refleks ini seharusnya sudah tidak muncul lagi dan digantikan oleh respons fleksi plantar seperti pada dewasa.
Yang Perlu Diwaspadai jika Tidak Muncul
Ketiadaan respons—baik berupa refleks Babinski negatif maupun respons netral tanpa gerakan sama sekali—pada usia yang seharusnya masih menunjukkan refleks positif tidak serta-merta bermakna patologis, karena respons netral memang tidak menyingkirkan kemungkinan adanya kelainan. (2) Namun demikian, ketiadaan refleks primitif yang seharusnya masih ada pada usianya perlu ditelusuri lebih lanjut karena dapat menjadi prediktor gangguan perkembangan motorik, termasuk cerebral palsy, terutama bila disertai temuan neurologis abnormal lain. (1)
Yang Perlu Diwaspadai jika Tidak Menghilang pada Waktunya
Persistensi refleks Babinski melampaui usia 24 bulan mengindikasikan gangguan pada traktus kortikospinal (upper motor neuron) dan memerlukan evaluasi neurologis lebih lanjut, karena reflek ini merupakan salah satu tanda awal yang penting dalam kecurigaan cedera medula spinalis maupun lesi susunan saraf pusat lainnya. (2) Menetapnya refleks primitif melewati usia 4 hingga 6 bulan pada umumnya, atau munculnya kembali refleks Babinski setelah sebelumnya menghilang, juga berkorelasi dengan risiko cerebral palsy dan keterlambatan perkembangan, sehingga temuan lima atau lebih refleks primitif abnormal berhubungan dengan luaran tersebut. (1)
Kesimpulan
Refleks Babinski merupakan salah satu refleks primitif dengan nilai diagnostik tinggi dalam pemeriksaan neurologis bayi, baik untuk memastikan integritas traktus kortikospinal maupun sebagai penanda kematangan susunan saraf pusat. Pemeriksaan yang tepat, disertai pemahaman mengenai rentang usia normal munculnya dan menghilangnya refleks ini, memungkinkan dokter anak mendeteksi secara dini kelainan neurologis yang memerlukan tata laksana lebih lanjut. Evaluasi refleks Babinski sebaiknya selalu diinterpretasikan bersama temuan klinis dan neurologis lain secara komprehensif, bukan sebagai temuan tunggal yang berdiri sendiri.
FAQ
Apa itu refleks Babinski pada bayi?
Refleks Babinski adalah respons motorik involunter berupa dorsofleksi ibu jari kaki dan fanning jari-jari lain saat sisi lateral telapak kaki dirangsang, yang bersifat fisiologis pada bayi karena traktus kortikospinal belum bermielinisasi sempurna. (2)
Sampai usia berapa refleks Babinski dianggap normal?
Refleks Babinski yang positif dianggap normal hingga usia 24 bulan selama tidak disertai defisit neurologis lain. (2)
Apakah refleks Babinski yang tidak muncul pada bayi berbahaya?
Tidak selalu, namun ketiadaan refleks primitif yang seharusnya ada pada usianya tetap perlu dievaluasi lebih lanjut karena berhubungan dengan risiko gangguan perkembangan motorik. (1)
Apa artinya jika refleks Babinski masih positif setelah usia 2 tahun?
Persistensi refleks Babinski setelah usia tersebut mengindikasikan kemungkinan gangguan traktus kortikospinal dan memerlukan rujukan untuk evaluasi neurologis lebih lanjut. (2)
Daftar Pustaka
Chamarthi VS, Gunasekaran V, Daley SF. Primitive Reflexes: Comprehensive Neurological Assessment Across the Lifespan. [Updated 2026 Jun 17]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK554606/
Acharya AB, Jamil RT, Dewey JJ. Babinski Reflex. [Updated 2023 Jan 1]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK519009/

