Dot Grid

Berita

Dampak Mikroplastik pada Anak dan Cara Mencegah Paparannya

Dampak Mikroplastik pada Anak dan Cara Mencegah Paparannya

Latar Belakang

Plastik telah menjadi bagian besar dalam hidup manusia. Bahan ini sering dipakai untuk berbagai produk mulai dari botol minum, tempat makan, kemasan makanan, popok, dan hingga breast pump. Ketika barang yang dibuat dari plastik dibuang ke lingkungan, komponen plastik akan terurai menjadi partikel mikroskopik <5 mm yang disebut sebagai mikroplastik. Mikroplastik juga bisa dibentuk secara sengaja untuk keperluan tertentu, seperti microbeads dalam sabun mandi. Mikroplastik sekarang tersebar luas di lingkungan, termasuk dalam makanan, air, dan udara. Menurut penelitian, mikroplastik telah ditemukan dalam berbagai produk seperti air minum, makanan laut, garam, dan kemasan plastik. Efek paparan mikroplastik pada manusia, terutama pada anak-anak, menjadi perhatian utama karena berpotensi menyebabkan dampak jangka panjang yang merugikan. (1,2).


Dampak Mikroplastik pada Kesehatan

Kerusakan mitokondria pada anak dan remaja bisa terjadi akibat paparan mikroplastik (MP), yang berisiko menyebabkan kanker. Sebuah studi hewan menunjukkan bahwa sel-sel hewan yang terpapar mikroplastik polistiren dapat mengalami kerusakan mitokondria, yang bisa memicu tumor kanker ovarium pada tikus. 

Paparan mikroplastik juga dilaporkan dapat merusak hepatosit.  Ketika hepatosit rusak, enzim-enzim ini dilepaskan ke dalam darah, menunjukkan bahwa mikroplastik dapat menyebabkan kerusakan hati, yang terdeteksi melalui peningkatan ALT pada tes darah, yang menandakan kerusakan hati.

Mikroplastik juga menyebabkan stres oksidatif yang dapat terjadi akibat ketidakseimbangan radikal bebas dan antioksidan. Stres oksidatif ini juga terkait dengan kerusakan sel dan penyakit ginjal.

Paparan mikroplastik juga berhubungan dengan peradangan saluran napas. Peradangan ini dapat menyebabkan berbagai penyakit pernapasan, seperti asma dan bronkitis, serta gangguan pernapasan akibat kerusakan jaringan atau penyempitan saluran udara.


Edukasi untuk Pencegahan Paparan terhadap Mikroplastik

Untuk meminimalkan paparan mikroplastik pada anak-anak, dokter anak dapat menyarankan langkah-langkah berikut kepada orang tua:

  • Pilih Makanan Laut dengan Hati-hati
  • Anjurkan orang tua untuk menghindari konsumsi bagian saluran pencernaan binatang laut. . Sebaiknya hanya konsumsi bagian otot untuk mengurangi risiko paparan terhadap mikroplastik. (1)
  • Mengurangi Penggunaan Plastik
  • Sarankan orang tua untuk menghindari penggunaan wadah plastik untuk makanan dan minuman. Sebagai alternatif, gunakan wadah berbahan kaca atau stainless steel. Ini juga berlaku untuk botol air minum, di mana orang tua dapat memilih menggunakan air yang disaring daripada air dalam botol plastik, serta botol untuk menyimpan ASI dan makanan bayi.  (1,2)
  •  Untuk mengurangi paparan mikroplastik melalui udara, disarankan untuk menggunakan penyaring udara dengan sistem filtrasi yang baik, seperti HyperHEPA, serta memastikan ventilasi ruangan cukup baik. Hindari merokok di dalam rumah karena ini dapat meningkatkan paparan mikroplastik di udara. (1)


Kesimpulan dan Penutup

Mikroplastik adalah masalah yang semakin mendesak. Paparan mikroplastik melalui makanan, air, dan udara dapat memengaruhi berbagai aspek kesehatan anak, mulai dari gangguan pencernaan hingga perkembangan otak dan pernapasan. Sebagai dokter anak, sangat penting untuk memberikan informasi kepada orang tua mengenai cara-cara mengurangi paparan mikroplastik pada anak, baik melalui makanan yang aman, penggunaan bahan alternatif non-plastik, serta menjaga kualitas udara di dalam rumah. Dengan langkah-langkah preventif ini, kita dapat melindungi kesehatan anak-anak dari dampak buruk mikroplastik. (1,2)


Referensi

  1. Chia RW, et al. Microplastic and human health with focus on pediatric well-being: a comprehensive review and call for future studies. CEP Clin Exp Pediatr. 2025;68(1):1–15. doi:10.3345/cep.2023.01739
  2. Tang KHD. Counteracting the harms of microplastics on humans: An overview from the perspective of exposure. Microplastics. 2025;4(47):1–24. doi:10.3390/microplastics4030047
Primacare Supply
Supply Icon 1

PRIMACARE SUPPLY

Butuh stok vaksin & obat untuk faskes Anda?

Produk resmi, kualitas terjamin. Respons cepat (hitungan menit). Harga terbaik tanpa minimum order. Pengiriman same-day (dalam 4 jam).

Primacare RME
RME Icon

PRIMACARE RME

Tertarik coba gratis selama 14 hari?

RME terintegrasi dengan SATUSEHAT. Akses ke 3 juta+ pengguna PrimaKu. Alur pelayanan pasien lebih efisien. Laporan klinik real-time & transparan