Berita
Skin-to-Skin Contact: Standar Emas Perawatan Bayi Baru Lahir
18 Desember 2025
Ditulis oleh dr. Afiah Salsabila

Kontak kulit ke kulit (skin-to-skin contact, SSC) antara ibu dan bayi baru lahir semakin ditegaskan sebagai intervensi sederhana yang berdampak besar terhadap kesehatan jangka panjang anak. Pembaruan terbaru systematic review Cochrane yang meneliti menunjukkan bahwa SSC yang dilakukan segera setelah lahir memberikan awal kehidupan yang lebih baik bagi bayi, dengan manfaat yang konsisten pada berbagai parameter fisiologis dan keberhasilan menyusui. (1)
Skin-to-skin contact didefinisikan sebagai praktik meletakkan bayi baru lahir yang telah dikeringkan dan tanpa pakaian di dada ibu yang terbuka segera setelah persalinan. Kontak ini idealnya dilakukan dalam 10 menit pertama pascakelahiran dan dipertahankan secara kontinu hingga setelah menyusu pertama. Praktik ini membantu bayi beradaptasi terhadap kehidupan ekstrauterin, menjaga kestabilan suhu tubuh, mengurangi stres dan tangisan, serta mendukung fungsi vital seperti pernapasan dan denyut jantung. (2)
Bukti Ilmiah yang Semakin Kuat
Pembaruan Cochrane terbaru ini menambahkan 26 uji klinis acak baru ke dalam analisis, sehingga total mencakup 69 penelitian dengan lebih dari 7.000 pasangan ibu–bayi. Temuan ini memperkuat hasil pembaruan tahun 2016 yang sebelumnya telah menjadi dasar bagi lebih dari 20 panduan internasional, termasuk rekomendasi WHO. (2)
Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa bayi yang mendapatkan SSC segera setelah lahir memiliki peluang lebih tinggi untuk mendapatkan ASI eksklusif, baik pada periode satu bulan pertama maupun hingga usia enam bulan. Sekitar 75% bayi dalam kelompok SSC masih menyusu eksklusif pada usia satu bulan, dibandingkan 55% pada kelompok yang tidak mendapatkan SSC. (2)
Selain manfaat pada menyusui, SSC juga terbukti memperbaiki stabilitas fisiologis bayi. Bayi menunjukkan suhu aksila yang lebih optimal, kadar glukosa darah yang lebih baik, serta skor stabilisasi kardiorespirasi (SCRIP) yang lebih tinggi. Temuan ini menegaskan bahwa SSC mendukung transisi fisiologis awal kehidupan secara lebih stabil. (2)
Skin-to-Skin Contact Tidak Lagi Bisa Ditawar
Salah satu poin terpenting dari pembaruan ini adalah kesimpulan etisnya. Para penulis menyatakan bahwa bukti manfaat SSC kini begitu kuat sehingga uji klinis acak yang menjadikan pemisahan ibu dan bayi sebagai kelompok kontrol tidak lagi dapat dibenarkan secara etis. Dengan kata lain, withholding skin-to-skin contact sudah tidak dapat diterima. (1)
Meskipun WHO dan UNICEF telah lama merekomendasikan SSC sebagai standar perawatan, praktik di lapangan masih menunjukkan pemisahan ibu dan bayi untuk prosedur rutin seperti penimbangan, pemeriksaan fisik, dan memandikan bayi. Temuan ini justru bertentangan dengan kekuatan bukti terkini yang menegaskan bahwa SSC harus menjadi intervensi non-negotiable. (1,2)
Elizabeth Moore, penulis utama tinjauan ini, menyoroti bahwa bahkan di negara dengan sistem kesehatan maju, praktik sederhana dan murah ini belum menjadi kebiasaan universal. Padahal, manfaatnya jelas dan implementasinya relatif mudah. (1)
Implikasi Klinis dan Arah Penelitian Selanjutnya
Review ini menyimpulkan bahwa SSC segera setelah lahir seharusnya menjadi standar global perawatan bayi baru lahir, terlepas dari metode persalinan, pada bayi cukup bulan maupun late preterm di negara berpendapatan menengah dan tinggi. Bukti mengenai dampak pada fisiologi ibu, seperti perdarahan postpartum dan waktu pelepasan plasenta, masih belum konklusif dan memerlukan penelitian lebih lanjut. (2)
Ke depan, penelitian diharapkan tidak lagi berfokus pada membandingkan SSC versus pemisahan, melainkan pada kualitas implementasi, mekanisme biologis dan psikososial, serta strategi penerapan di sistem kesehatan, terutama di negara berpendapatan rendah. (2)
Kesimpulan
Pembaruan systematic review Cochrane ini menegaskan bahwa skin-to-skin contact segera setelah lahir bukan sekadar praktik tambahan, melainkan intervensi berbasis bukti kuat yang meningkatkan keberhasilan menyusui dan stabilitas fisiologis bayi. Dengan kekuatan bukti yang ada saat ini, SSC layak diposisikan sebagai standar emas perawatan neonatal awal, bukan lagi pilihan. (1,2)
Daftar Pustaka
- Parkinson M. Strong evidence supports skin-to-skin contact after birth as standard care. 2025. Available from: https://www.cochrane.org/about-us/news/strong-evidence-supports-skin-skin-contact-after-birth-standard-care
- Moore ER, Bergman N, Anderson GC, Medley N. Early skin-to-skin contact for mothers and their healthy newborn infants. Cochrane Database Syst Rev. 2025;CD003519.pub5. Available from: https://www.cochranelibrary.com/cdsr/doi/10.1002/14651858.CD003519.pub5/full




