Dot Grid

Berita

​Paparan Toksin Bakteri Sejak Masa Kanak-Kanak Berhubungan dengan Lonjakan Kanker Kolorektal di Usia <50 Tahun

​Paparan Toksin Bakteri Sejak Masa Kanak-Kanak Berhubungan dengan Lonjakan Kanker Kolorektal di Usia <50 Tahun

Dalam beberapa dekade terakhir, epidemiologi kanker kolorektal mengalami pergeseran yang cukup mengkhawatirkan. Penyakit yang dulu identik dengan usia lanjut kini semakin sering ditemukan pada individu di bawah usia 50 tahun. Data menunjukkan bahwa insidensi kanker kolorektal pada kelompok usia muda terus meningkat di berbagai negara, terutama di negara berpenghasilan tinggi. (1) Bahkan, diperkirakan bahwa dalam 10 tahun ke depan, sekitar 25% kanker rektum dan 10% kanker kolon akan terjadi pada individu di bawah usia 50 tahun. (2)

Menurut beberapa penelitian, beberapa jenis Escheria coli dapat menghasilkan toksin yang dapat menyebabkan mutasi DNA dalam tubuh. Kerusakan DNA yang disebabkan oleh colibactin sangatlah khas, yaitu SBS88 dan ID18. Dalam studi terbaru yang menganalisis 981 genom kanker kolorektal dari 11 negara, ditemukan bahwa mutational signature tersebut ditemukan 3,3 kali lebih banyak pada kelompok individu yang didiagnosis sebelum usia 40 tahun dibandingkan dengan yang berusia di atas 70 tahun. (3)

Mutational signature ini tidak muncul di tahap akhir, tetapi sudah ada sejak awal perkembangan tumor. Artinya, kerusakan DNA akibat colibactin terjadi jauh sebelum kanker terdiagnosis. Bahkan, mutasi ini juga berkontribusi pada perubahan gen penting seperti APC, yaitu gen yang berfungsi sebagai “rem” pertumbuhan sel; ketika mengalami mutasi, sel dapat tumbuh tidak terkendali dan memicu terbentuknya kanker. (3)

Temuan ini menjadi semakin kuat ketika dikaitkan dengan studi sebelumnya yang menunjukkan bahwa sel kolon yang masih normal pun sudah dapat mengandung mutasi genetik. (4) Hal ini menandakan bahwa proses menuju kanker bisa dimulai sangat dini, bahkan sebelum ada gejala atau perubahan klinis.

Berdasarkan fakta bahwa mutasi akibat colibactin muncul sangat awal dalam perkembangan tumor, para peneliti mengajukan hipotesis bahwa paparan terhadap bakteri ini mungkin terjadi sejak masa kanak-kanak, bahkan sebelum usia 10 tahun. Mutasi yang terbentuk pada fase awal ini kemudian menetap dalam sel dan menjadi dasar bagi perkembangan kanker di kemudian hari. Meski demikian, penting untuk ditekankan bahwa hal ini masih merupakan hipotesis yang didasarkan pada analisis waktu munculnya mutasi dalam perkembangan tumor, bukan bukti langsung dari studi jangka panjang pada anak. Namun, temuan ini memberikan arah baru dalam memahami penyebab kanker kolorektal usia muda. (4)

Sebagai penutup, peningkatan kanker kolorektal pada usia muda kemungkinan merupakan hasil kombinasi berbagai faktor. Selain gaya hidup, paparan terhadap bakteri penghasil colibactin di awal kehidupan diduga berperan melalui mekanisme mutasi DNA yang terjadi sangat dini. Pemahaman ini membuka peluang baru untuk strategi pencegahan yang dimulai lebih awal, bahkan sejak masa kanak-kanak.


Daftar Pustaka

  1. Muller C, Ihionkhan E, Stoffel EM, Kupfer SS. Disparities in early-onset colorectal cancer. Cells. 2021;10(5):1018. doi:10.3390/cells10051018
  2. Siegel RL, et al. Projecting the future burden of colorectal cancer. JAMA Surg. 2021. Available from: https://jamanetwork.com/journals/jamasurgery/article-abstract/2781485
  3. Alexandrov LB, et al. Geographic and age variations in mutational processes in colorectal cancer. Nature. 2025. Available from: https://www.nature.com/articles/s41586-025-09025-8
  4. Lee-Six H, et al. The landscape of somatic mutation in normal colorectal epithelium. Nature. 2019. Available from: https://sci-hub.box/10.1038/s41586-019-1672-7



Primacare Supply
Supply Icon 1

PRIMACARE SUPPLY

Butuh stok vaksin & obat untuk faskes Anda?

Produk resmi, kualitas terjamin. Respons cepat (hitungan menit). Harga terbaik tanpa minimum order. Pengiriman same-day (dalam 4 jam).

Primacare RME
RME Icon

PRIMACARE RME

Tertarik coba gratis selama 14 hari?

RME terintegrasi dengan SATUSEHAT. Akses ke 3 juta+ pengguna PrimaKu. Alur pelayanan pasien lebih efisien. Laporan klinik real-time & transparan