Dot Grid

Berita

​Berikut Imunisasi yang Perlu Anda Dapatkan Sebagai Dokter dan Tenaga Kesehatan!

​Berikut Imunisasi yang Perlu Anda Dapatkan Sebagai Dokter dan Tenaga Kesehatan!

Imunisasi sering kali dianggap sebagai kewajiban bagi anak-anak semata, tetapi kenyataannya, vaksinasi dewasa sama pentingnya, terutama bagi Anda, tenaga kesehatan yang berperan sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Sebagai seorang profesional medis, Anda tidak hanya bertanggung jawab untuk menjaga kesehatan pasien, tetapi juga harus menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga. Vaksinasi adalah langkah preventif yang sangat penting untuk memastikan tubuh Anda tetap terlindungi dari berbagai penyakit infeksi yang berisiko tinggi. Salah satu cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan memastikan bahwa status imunisasi Anda selalu terjaga dan up-to-date.

Menurut rekomendasi dari Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI tahun 2025, berikut adalah vaksin yang perlu Anda perbarui secara rutin untuk menjaga kesehatan diri dan orang di sekitar Anda:

  1. Vaksin Influenza

Vaksin ini diberikan setiap tahun untuk melindungi diri dari infeksi virus influenza, yang bisa menyebabkan komplikasi serius. Vaksin ini direkomendasikan untuk semua orang dewasa, terutama bagi individu lanjut usia (lansia), pasien dengan penyakit kronik, dan tentu saja tenaga kesehatan yang memiliki risiko yang tinggi untuk tertular penyakit dari pasien.

2. Vaksin Tetanus, Difteri, dan Pertusis (Td/Tdap)

Vaksin booster diberikan setiap 10 tahun untuk memastikan antibodi dalam tubuh tetap pada kadar yang cukup untuk melawan penyakit. Mengingat masih ada kasus difteri pada orang dewasa akibat penurunan imunitas seiring waktu, vaksin ini sangat penting untuk tetap diberikan.

3. Vaksin HPV

Vaksin ini sangat penting untuk mencegah kanker serviks pada perempuan serta penyakit terkait HPV pada laki-laki. PAPDI merekomendasikan tiga dosis untuk perempuan dan skema dosis tertentu bagi laki-laki hingga usia 26 tahun.

4. Vaksin Pneumokokus

Vaksin PCV dapat diberikan pada usia 50 tahun, dan saat ini sudah tersedia PCV20. PPSV23 dapat diberikan pada usia 60 tahun untuk melindungi tubuh dari pneumonia dan infeksi pneumokokus lainnya yang dapat menimbulkan komplikasi serius seiring bertambahnya usia.

5. Vaksin Herpes Zoster

Vaksin ini dianjurkan untuk individu usia 50 tahun ke atas guna mencegah herpes zoster serta komplikasinya seperti neuralgia pasca-herpetik yang bisa mengganggu kualitas hidup.

6. Vaksin Hepatitis A dan B

Vaksinasi dianjurkan untuk semua orang dewasa, sebaiknya didahului pemeriksaan HBsAg. Kelompok berisiko tinggi seperti tenaga kesehatan, pengguna narkoba, individu dengan pasangan seksual multipel, serta pasien dengan gangguan hati, ginjal, atau kondisi imunokompromi perlu mendapat perhatian khusus.

Pada individu imunokompeten, vaksin diberikan dengan jadwal standar(bulan 0, ,1, 6) tanpa kebutuhan booster rutin. Sementara pada pasien imunokompromais atau hemodialisis, diberikan dosis ganda (2 × 20 µg) tiap kali penyuntikan pada bulan 0, 1, dan 6, serta perlu pemantauan titer anti-HBs secara berkala.

Evaluasi respons vaksin dilakukan 1–2 bulan setelah dosis terakhir. Titer ≥10 mIU/mL dianggap protektif. Jika ≤10 mIU/mL, booster dapat diberikan. Pemeriksaan setelah >6 bulan kurang direkomendasikan karena berisiko salah interpretasi.

Bila tersedia, gunakan vaksin kombinasi Hepatitis A dan Hepatitis B. Selain lebih ekonomis, kesempatan untuk meningkatkan cakupan imunisasi lebih besar.

7. Vaksin COVID-19

Vaksinasi COVID-19 menjadi sangat krusial, terutama dengan keberadaan varian baru yang terus berkembang. Pastikan Anda mendapatkan vaksinasi primer serta booster sesuai dengan kebijakan yang berlaku.

8. Vaksin Varisela

Vaksin varisela sangat dianjurkan untuk diberikan pada orang dewasa yang belum terbukti pernah terkena cacar air atau pernah vaksin cacar air. Vaksin ini penting diberikan karena varisela dapat menyebabkan komplikasi yang cenderung lebih berat di dewasa daripada anak. Infeksi varisela juga menyebabkan risiko untuk terkena herpes zoster, yang dapat bermanifestasi sebagai nyeri neuropatik hebat di kemudian hari.

9. MMR (Measles, Mumps, Rubella) dan MR (Measles dan Rubella)

Belakangan ini, Indonesia menghadapi beberapa kejadian luar biasa (KLB) campak, yang menambah urgensi untuk memperbarui vaksinasi bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan. Sebelumnya, vaksin mengandung campak yang disetujui BPOM untuk diberikan pada orang dewasa hanyalah MMR, namun, sekarang MR juga diperbolehkan. Menyambut hal ini, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akan memberikannya ke tenaga medis dan tenaga kesehatan di seluruh Indonesia mulai 10 April 2026.

Vaksin mengandung campak sangat penting untuk mencegah infeksi campak, yang masih menjadi ancaman kesehatan yang signifikan. Berikut kriteria tenaga medis yang akan mendapatkan vaksin MR yang disubsidi oleh pemerintah:

  • Tenaga medis yang bekerja di RS Kemenkes dan RSU Daerah di 14 provinsi
  • Dokter umum dan dokter gigi internship 2026 yang bertugas di berbagai fasilitas kesehatan di Indonesia

Saat ini belum ada berita bahwa tenaga medis dan kesehatan di fasilitas kesehatan lainnya juga akan mendapatkan vaksin MR yang disubsidi. Namun, tenaga medis dan kesehatan di fasilitas kesehatan swasta tetap dianjurkan untuk mendapatkan vaksin MR atau MMR.

Jika Anda sudah memiliki riwayat imunisasi campak sebanyak 2 dosis, maka vaksin MR tidak perlu diberikan lagi. Namun, jika Anda hanya memiliki riwayat 1 dosis, vaksin MR akan diberikan 1 dosis. Sedangkan bagi mereka yang belum memiliki riwayat imunisasi campak, maka akan diberikan 2 dosis vaksin MR dengan interval minimal 28 hari.


Melindungi Diri untuk Melindungi Masyarakat

Vaksinasi dewasa adalah bagian tak terpisahkan dari praktik kedokteran preventif yang harus dijalani oleh setiap tenaga medis dan tenaga kesehatan. Dengan melakukan vaksinasi secara rutin, Anda tidak hanya melindungi diri Anda sendiri, tetapi juga memastikan bahwa Anda dapat melindungi pasien dan keluarga Anda.


Daftar Pustaka

  1. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kemenkes Kick-Off Imunisasi MR Bagi Tenaga Medis dan Tenaga Kesehatan. [Internet]. April 2026
  2. Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI. Jadwal Imunisasi Dewasa: Rekomendasi Satgas Imunisasi Dewasa PAPDI Tahun 2025. [Internet].2025
Primacare Supply
Supply Icon 1

PRIMACARE SUPPLY

Butuh stok vaksin & obat untuk faskes Anda?

Produk resmi, kualitas terjamin. Respons cepat (hitungan menit). Harga terbaik tanpa minimum order. Pengiriman same-day (dalam 4 jam).

Primacare RME
RME Icon

PRIMACARE RME

Tertarik coba gratis selama 14 hari?

RME terintegrasi dengan SATUSEHAT. Akses ke 3 juta+ pengguna PrimaKu. Alur pelayanan pasien lebih efisien. Laporan klinik real-time & transparan