Dot Grid
Beranda/Berita & Artikel/ Artikel Detail

Berita

​Apakah Gentle Parenting Tipe Pengasuhan yang Paling Baik?

27 Mei 2026

Ditulis oleh dr. Afiah Salsabila

​Apakah Gentle Parenting Tipe Pengasuhan yang Paling Baik?

Latar Belakang

Setiap orang tua memiliki cara tersendiri dalam mengasuh anaknya. Pendekatan ini tidak lahir dari ruang hampa, melainkan dibentuk oleh berbagai faktor seperti struktur keluarga, nilai-nilai yang dianut, kondisi sosial ekonomi, dan latar belakang budaya. Budaya sendiri didefinisikan sebagai pola bersama dari norma sosial, nilai-nilai, bahasa, dan perilaku yang secara signifikan memengaruhi praktik pengasuhan. Sebagai hasilnya, pendekatan orang tua terhadap regulasi diri anak—seperti mendorong perhatian, kepatuhan, penundaan gratifikasi, fungsi eksekutif, dan kontrol diri—bervariasi di setiap budaya. (1)

Data demografis menunjukkan bahwa struktur keluarga pun turut berpengaruh: sekitar seperempat anak di Amerika Serikat tumbuh dalam keluarga dengan orang tua tunggal, sementara tiga perempatnya tinggal bersama dua orang tua yang menikah. Meskipun anak dapat berkembang dalam berbagai struktur keluarga, data menunjukkan bahwa rata-rata anak dalam keluarga orang tua tunggal menghadapi tantangan yang lebih banyak. (1) Fakta ini relevan bagi dokter anak di Indonesia, mengingat beragamnya struktur keluarga dan latar belakang budaya yang ditemui dalam praktik klinis sehari-hari.

Gaya pengasuhan yang diterapkan orang tua memiliki dampak jangka panjang terhadap perilaku, emosi, dan kesehatan anak. Oleh karena itu, pemahaman tentang berbagai tipe pengasuhan, termasuk yang sedang populer di media sosial seperti gentle parenting, menjadi kompetensi penting bagi tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan keluarga dan tumbuh kembang anak.


Klasifikasi Pengasuhan Baumrind

Klasifikasi gaya pengasuhan yang paling dikenal luas dalam literatur adalah model Diana Baumrind, yang kemudian dikembangkan menjadi empat kategori utama: authoritarian, authoritative, permissive, dan uninvolved. Masing-masing merepresentasikan pendekatan yang berbeda, meskipun dalam praktiknya orang tua sering memadukan elemen dari berbagai kategori. (1)

Orang tua dengan gaya authoritarian menetapkan aturan ketat tanpa ruang diskusi, minim penjelasan, dan sering mengandalkan hukuman. Anak yang diasuh dengan gaya ini cenderung patuh, namun lebih rentan mengalami agresi, rendah diri, dan kesulitan dalam pengambilan keputusan mandiri. (1) Sebaliknya, gaya authoritative ditandai oleh hubungan yang hangat, ekspektasi yang jelas disertai penjelasan, dan keterlibatan anak dalam penetapan tujuan. Pendekatan ini secara konsisten menghasilkan luaran terbaik bagi anak: kepercayaan diri lebih tinggi, regulasi emosi lebih baik, prestasi akademik lebih baik, dan kesejahteraan sosial-emosional yang lebih optimal. (1)

Gaya permissive bercirikan kehangatan tinggi namun minim batasan, sehingga anak menikmati kebebasan luas namun berisiko mengalami impulsivitas dan kesulitan regulasi diri, termasuk kebiasaan makan tidak sehat. Sementara gaya uninvolved, yang minim keterlibatan emosional dan ekspektasi, berkaitan dengan hambatan regulasi emosi, kesulitan akademik, dan masalah dalam relasi sosial pada anak. (1)


Kerangka Pengasuhan Lain: Positive Parenting

Di luar klasifikasi Baumrind, terdapat kerangka lain seperti positive parenting, conscious parenting, dan intentional parenting. Gerakan-gerakan ini memiliki akar psikologis yang lebih luas, menekankan penguatan perilaku positif, komunikasi non-punitif, dan hubungan orang tua-anak yang didasarkan pada rasa hormat mutual. Gentle parenting, meski kerap dipopulerkan sebagai sesuatu yang baru, sesungguhnya memiliki landasan konseptual yang tumpang tindih dengan kerangka-kerangka ini. (2)


Naiknya Popularitas Gentle Parenting

Dalam beberapa tahun terakhir, gentle parenting menjadi salah satu topik pengasuhan yang paling banyak dibicarakan di media sosial, terutama di platform seperti TikTok dan Instagram. Naiknya popularitas konsep ini sangat berkaitan dengan pandemi COVID-19, saat akses orang tua terhadap profesional medis berkurang secara signifikan. Dalam kekosongan tersebut, muncul kelompok lay parenting experts, para pakar pengasuhan dari kalangan awam, yang terus berkembang pengaruhnya. (2) Pandemi juga membuat orang tua menghabiskan lebih banyak waktu bersama anak, sehingga muncul kebutuhan baru akan pendekatan pengasuhan yang lebih empatik dan tidak bergantung pada hukuman fisik.

Menariknya, gentle parenting tidak memiliki definisi baku yang ditetapkan oleh komunitas ilmiah. Hal ini wajar mengingat gerakan ini memang lahir dari komunitas awam, bukan dari akademisi. Gerakan ini juga menandai pergeseran dari tren pengasuhan sebelumnya yang dominan, yaitu intensive mothering, dengan ciri khas baru berupa penolakan terhadap otoritas para ahli dan penekanan pada komunitas sebagai sumber panduan. (2)


Apa Sebenarnya Makna Gentle Parenting?

Studi kualitatif pertama yang secara sistematis menginvestigasi gentle parenting dilakukan oleh Pezalla dan Davidson (2024). Penelitian ini melibatkan 100 orang tua dengan setidaknya satu anak berusia 2–7 tahun, dan sekitar separuh responden (n=49) mengidentifikasi diri sebagai gentle parent. Analisis induktif mengidentifikasi tiga elemen utama pendekatan ini: 1) regulasi emosi orang tua, terutama kemampuan untuk tetap tenang dalam situasi sulit; 2) bantuan bagi anak dalam mengidentifikasi dan mengelola emosinya sendiri; 3) serta penekanan kuat pada afeksi fisik dan emosional. (3)

Secara konseptual, gentle parenting paling menyerupai gaya authoritative dalam klasifikasi Baumrind, serta memiliki kesamaan besar dengan kerangka positive parenting dan conscious parenting. Penekanannya pada empati, keterlibatan emosional, dan penghindaran hukuman punitif merupakan benang merah yang menghubungkannya dengan tradisi pengasuhan berbasis hubungan yang sudah lama ada dalam literatur psikologi perkembangan. (2,3)

Keduanya sama-sama hangat dan non-punitif, namun authoritative parenting memiliki struktur dan batasan yang lebih tegas serta landasan ilmiah yang kuat. Gentle parenting lahir dari gerakan awam, lebih menekankan regulasi emosi orang tua, dan definisinya masih longgar, sehingga dalam praktiknya bisa bergeser ke arah permissive jika batasan kurang ditegakkan.


Manfaat dan Tantangan Gentle Parenting

Dari sisi manfaat, pendekatan ini menawarkan lingkungan yang kaya afeksi dan mendorong perkembangan kecerdasan emosional anak. Namun, sejumlah tantangan signifikan juga mencuat. Dalam studi Pezalla dan Davidson, banyak gentle parent melaporkan perasaan stres, lelah, bahkan bersifat kritis berlebih terhadap diri sendiri, mempertanyakan apakah mereka sudah cukup baik sebagai orang tua. Beberapa bahkan mengaku merasa "overwhelmed all day every day." (3) Ekspektasi untuk selalu tenang dan responsif dalam setiap situasi menciptakan standar yang secara psikologis berat untuk dipertahankan secara konsisten.

Dari perspektif kritis-feminis, Holtz-Schramek (2025) mengidentifikasi gentle parenting sebagai penambahan beban kerja pengasuhan, yang ia sebut sebagai "fifth shift." Tuntutan untuk selalu hadir secara emosional, merespons dengan sabar, dan mendokumentasikan perjalanan pengasuhan secara daring menambah lapisan tekanan baru, terutama bagi ibu. (2) Selain itu, representasi #GentleParenting di media sosial cenderung didominasi oleh narasi dari kalangan tertentu (kulit putih dan menengah ke atas) sehingga tidak selalu relevan atau dapat diterapkan pada seluruh lapisan masyarakat. (2)


Kesimpulan dan Penutup

Dari berbagai teori dan penelitian yang ada, pendekatan authoritative dalam klasifikasi Baumrind tetap menjadi pendekatan yang paling konsisten didukung oleh bukti ilmiah sebagai gaya pengasuhan dengan luaran terbaik bagi anak. (1) Gentle parenting, dalam banyak hal, mencerminkan prinsip-prinsip yang serupa, namun tanpa definisi baku dan tanpa basis bukti yang cukup kuat dari penelitian longitudinal yang mengukur dampak jangka panjang pada anak secara langsung. (3)

Sebagai dokter anak, penting untuk mengingatkan orang tua bahwa tidak semua yang viral di media sosial memiliki landasan ilmiah yang kuat, termasuk gentle parenting. Konten pengasuhan di platform daring sering kali menyederhanakan kompleksitas tumbuh kembang anak dan menetapkan standar yang tidak realistis. Orang tua perlu dibantu untuk membedakan antara informasi berbasis bukti dan tren semata.

Yang terpenting, pendekatan pengasuhan yang paling baik adalah yang dapat dijalankan secara berkelanjutan oleh orang tua tanpa mengorbankan kesehatan psikologis mereka sendiri. Orang tua yang sehat secara emosional akan lebih mampu hadir secara konsisten bagi anaknya. Dengan demikian, pesan yang perlu disampaikan kepada orang tua bukan hanya tentang bagaimana cara mengasuh anak dengan baik, tetapi juga tentang pentingnya menjaga kesejahteraan diri sendiri demi suasana rumah yang mendukung bagi seluruh anggota keluarga, di mana anak maupun orang tua dapat berkembang bersama.


Daftar Pustaka

1. Sanvictores T, Mendez MD. Types of Parenting Styles and Effects on Children. [Updated 2022 Sep 18]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2026 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK568743/

2. Holtz-Schramek EV. #GentleParenting: Critiquing the “fifth shift” of intensive mothering in the “pandemic afterlives”. Fem Psychol. 2025 Apr 4;35(3):343-363. doi: 10.1177/09593535251327891. PMID: 40756582; PMCID: PMC12313034.

3. Pezalla AE, Davidson AJ. “Trying to remain calm…but I do reach my limit sometimes”: An exploration of the meaning of gentle parenting. PLoS One. 2024 Jul 31;19(7):e0307492. doi: 10.1371/journal.pone.0307492. PMID: 39083493; PMCID: PMC11290678.


Artikel Terkait


Primacare Supply
Supply Icon 1

PRIMACARE SUPPLY

Butuh stok vaksin & obat untuk faskes Anda?

Produk resmi, kualitas terjamin. Respons cepat (hitungan menit). Harga terbaik tanpa minimum order. Pengiriman same-day (dalam 4 jam).

Primacare RME
RME Icon

PRIMACARE RME

Tertarik coba gratis selama 14 hari?

RME terintegrasi dengan SATUSEHAT. Akses ke 3 juta+ pengguna PrimaKu. Alur pelayanan pasien lebih efisien. Laporan klinik real-time & transparan